Beberapa Pertimbangan Budget Wisata Pulau Tidung

Bukanlah rahasia umum berwisata ke pulau akan menghabiskan budget yang tinggi. Setiap orang berlomba-lomba untuk lari dari aktivitas dan kesibukan kota untuk mengenyam kesunyian dan keindahan lingkungan pulau. Pulau Tidung adalah salah satu tujuan wisata yang dapat menghabiskan budget jika tidak direncanakan secara matang sebelumnya. Keindahan yang dinikmati di Pulau Tidung akan hilang saat melihat besarnya pengeluaran selama wisata ke pulau ini. Sehingga diperlukan beberapa pertimbangan budget wisata Pulau Tidung yang harus diperhatikan.

Pertimbangan budget wisata Pulau Tidung yang utama adalah budget untuk transportasi. Budget transportasi meliputi budget menuju ke pulau dan saat di pulau. Budget transportasi menuju pulau meliputi budget dari lokasi tempat tinggal sampai ke pulau. Bagi yang berdomisili di Jakarta tidak perlu kerepotan dengan transportasi dari rumah ke pelabuhan karena dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Yang bertempat tinggal di luar kota harus mempertimbangkan pengeluaran dari kotanya menuju Jakarta dan menuju ke pulau. Calon pengunjung dapat menggunakan transportasi umum berupa pesawat, kereta, bus ataupun jasa travel.

Akses transportasi menuju dan dari pulau cukup mudah karena sarana transportasi yang dapat digunakan hanyalah kapal penyeberangan. Calon pengunjung dapat memilih untuk menggunakan jasa kapal penyeberangan dari muara angke ataupun marina ancol.

Para pengunjung tidak perlu khawatir dengan akses transportasi selama di pulau. Jika ingin menghemat biaya, pengunjung cukup berjalan kaki dari satu lokasi wisata ke lokasi wisata lainnya karena Pulau Tidung dapat dinikmati dengan berjalan kaki mengingat pulau ini tidak terlalu luas. Budget lainnya yang harus dipertimbangkan adalah jika pengunjung bermaksud menggunakan sepeda, maka perlu untuk menyisihkan uang untuk biaya sewa sepeda.

Pertimbangan budget wisata Pulau Tidung lainnya yang tak kalah penting adalah anggaran untuk penginapan. Anggaran penginapan tidak diperlukan jika traveling hanya dilakukan tanpa menginap. Jika tidak menginap berarti kunjungan dilakukan hanya dari pagi hari sekitar jam 10 pagi sampai dengan sore hari sebelum jam 3 pagi di hari senin sampai dengan Kamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *